
SUMBER RESMI 
MMCKalteng - Pembuang Hulu - RSUD Hanau mengikuti rapat kerja Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah bersama perangkat daerah dan mitra kerja dalam rangka membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) terkait Rancangan Perubahan APBD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya, pada Jumat, (25/9/2026).
Rapat tersebut menjadi bagian dari tahapan pembahasan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, khususnya untuk memastikan program, kegiatan, serta kebutuhan anggaran perangkat daerah dan mitra kerja dapat dibahas secara terukur dan sesuai dengan prioritas pembangunan daerah.
Dalam forum tersebut, RSUD Hanau turut menyampaikan berbagai hal berkaitan dengan pelaksanaan program dan kebutuhan pelayanan kesehatan yang menjadi bagian dari pembahasan anggaran. Kehadiran rumah sakit dalam rapat kerja ini juga menjadi momentum untuk menyelaraskan kebutuhan pelayanan dengan arah kebijakan pembangunan kesehatan di Kalimantan Tengah.
Direktur RSUD Hanau, Atet Kurniadi, mengatakan bahwa pembahasan RKA merupakan bagian penting dalam memastikan perencanaan anggaran dapat mendukung keberlanjutan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “RKA harus disusun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, terutama yang berkaitan dengan peningkatan mutu dan akses pelayanan kesehatan. Kami berharap setiap perencanaan anggaran yang dibahas dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Atet.
Menurutnya, penguatan pelayanan kesehatan membutuhkan perencanaan yang matang, baik dari sisi sumber daya manusia, sarana dan prasarana, maupun pengembangan layanan. Karena itu, pembahasan anggaran menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan program yang direncanakan dapat berjalan secara efektif dan berkesinambungan.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Sugiyarto, menegaskan bahwa rapat kerja bersama perangkat daerah dan mitra kerja merupakan bagian dari fungsi DPRD dalam melakukan pembahasan serta pengawasan terhadap perencanaan anggaran daerah. “Pembahasan ini kita lakukan untuk melihat secara bersama-sama kebutuhan dan program yang akan dilaksanakan dalam perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Kami ingin memastikan anggaran yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Sugiyarto.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan dan ketepatan dalam penyusunan anggaran agar setiap program yang masuk dalam Rancangan Perubahan APBD memiliki dasar kebutuhan yang jelas serta dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui rapat kerja tersebut, pembahasan RKA diharapkan dapat menghasilkan perencanaan anggaran yang lebih tepat sasaran, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, termasuk sektor kesehatan.
Bagi RSUD Hanau, keterlibatan dalam pembahasan ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus memperkuat pelayanan kesehatan dan mendukung arah pembangunan kesehatan di Kalimantan Tengah. (Yanor Akhmad/Foto: Tim Medsos) /Edt: EK


